Blogger news

Kamis, 04 September 2014

Mengerikan dan mirirss...setiap 40 detik ada orang bunuh diri di dunia ini

Perlu dicatat baik-baik! Bunuh diri itu adalah perbuatan yang dilarang agama. Maka jangan sekali-kali terbesit sekalipun keinginan untuk bunuh diri. Karena Tuhan pasti bukan jalan bagi umatnya yang mengalami persoalan seberat apapun. Dan ingat baik-baik bahwa kekuatan Tuhan lebih besar dari persoalan yang menindih Anda.


Ilustrasi bunuh diri. (Foto Istimewa)


Pesan itu erlu saya sampaikan karena jumlah orang yang melakukan bunuh diri setiap tahun mencapai lebih dari 800.000, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berdasarkan jumlah ini, seperti dikutip BBC, rata-rata satu orang bunuh diri setiap 40 detik.

Badan PBB ini menggambarkan bunuh diri sebagai persoalan kesehatan yang besar, yang harus dihadapi dan ditangani secara tuntas.

Dirjen WHO Margaret Chan mendesak persoalan dimasukkan sebagai persoalan kesehatan yang serius, karena selama ini masalah ini dianggap sebagai sesuatu yang tabu.

WHO juga memperingatkan berbagai berita di media massa soal bunuh diri bisa ditiru oleh orang-orang yang ingin melakukan bunuh diri.

Lembaga ini mengatakan kaum laki-laki kemungkinan tiga kali lebih besar melakukan bunuh diri dibandingkan kaum perempuan.

Dari aspek usia, mereka yang berusia di atas 70 tahun lebih memiliki peluang terbesar untuk menghabisi diri sendiri.

Dalam laporan yang bertema pencegahan bunuh diri ini terungkap pula bahwa bunuh diri termasuk penyebab utama kematian orang-orang berusia antara antara 15 hingga 29 tahun.

Data yang dikumpulkan WHO memperlihatkan 75% pelaku bunuh diri ditemukan di negara berkembang atau negara miskin.
BBC

Lukisan Gua Manusia Neanderthal yang misterius

Menguak misteri manusia purba memang tidak ada habisnya, kali ini akan kami lansirkan informasi terbaru terkait serangkaian garis yang ditorehkan di sebuah gua dekat ujung barat daya Eropa atau Jerman. Ini menurut para hali dapat menjadi bukti bahwa manusia purba Neanderthal ternyata lebih cerdas dan kreatif dari yang diperkirakan sebelumnya.

lukisan abstrak manusia purba Neanderthal/Guardian

Menurut sebuah tim ilmuwan yang meneliti situs tersebut, ukiran arsiran menyilang yang berada di dalam Gua Gorham di Gibraltar merupakan contoh pertama seni batu Neanderthal. Temuan ini penting karena mengindikasikan bahwa manusia modern dan sepupu kita yang sudah punah tersebut sama-sama memiliki kemampuan seni abstrak.

Penelitian tersebut, seperti dilansir The Guardian, yang dipublikasikan pada Senin oleh jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, menyoroti alur-alur di sebuah batu yang sudah tertutupi dengan sedimen. Para arkeolog sebelumnya menemukan sejumlah artefak terkait dengan kebudayaan Neanderthal di lapisan atas. Hal ini mengindikasikan ukiran tersebut berusia lebih tua, ujar Clive Finlayson, salah satu penulis penelitian.

“Hal ini menjadi bukti baru yang membantah hipotesis bahwa manusia Neanderthal secara kognitif lebih rendah ketimbang manusia modern,” ujar Paul Tacon, seorang pakar seni batu di Griffith University, Australia. Tacon, yang tidak terlibat dalam penelitian itu, mengatakan riset tersebut menunjukkan bahwa ukiran manusia Neanderthal dibuat dengan susah payah untuk tujuan ritual atau untuk berkomunikasi dengan orang lain, atau untuk keduanya.

“Kita mungkin tidak akan pernah tahu makna dari desain tersebut bagi pembuatnya atau bagi manusia Neanderthal yang menghuni gua itu namun fakta bahwa mereka menandai wilayah mereka dengan cara ini sebelum manusia modern tiba memiliki implikasi begitu besar bagi perdebatan mengenai hakikat menjadi manusia dan asal usul seni,” ujar Tacon.

Tidak semua pihak merasa yakin dengan klaim tersebut: Sebuah penelitian lain yang diterbitkan belum lama ini dan menyoroti periode berbagai situs arkeologi di seluruh Eropa memicu kemungkinan bahwa artefak-artefak itu mungkin bukan dibuat oleh manusia Neanderthal melainkan oleh manusia modern.

Manusia Neanderthal punah sekitar 41.030 hingga 39.260 tahun silam, sementara manusia modern tiba di Eropa sekitar 45 ribu hingga 43 ribu tahun lalu, menurut studi tersebut, sehingga terdapat periode selama beberapa ribu tahun yang saling tumpang tindih.

“Setiap penemuan yang membantu meningkatkan citra publik terhadap manusia Neanderthal akan disambut dengan baik,” ujar Clive Gamble, seorang arkeolog di University of Southampton, Inggris. “Kami tahu mereka berbicara, tinggal dalam kelompok masyarakat yang besar, merawat orang sakit, menguburkan jasad dan sangat berhasil di lingkungan lintang utara pada zaman es. Alhasil ukiran batu semestinya sepenuhnya mereka kuasai.”

“Namun, hal yang sangat penting adalah periode,” ujar Gamble. “Meski saya berharap manusia Neanderthal dapat melukis dan membuat ukiran, saya belum dapat mengambil kesimpulan.”

Namun Finlayson, direktur dari divisi warisan budaya di Gibraltar Museum, merasa yakin bahwa artefak-artefak tersebut, termasuk ukiran dalam gua, dibuat oleh manusia Neanderthal.

“Semua situs fosil manusia Neanderthal di Eropa dari periode ini, termasuk Devil's Tower Rock Shelter yang berjarak hanya  1,6 kilometer dari Gua Gorham, memiliki teknologi ini,” ujar Finlayson melalui email. “Sebaliknya tidak satu pun situs arkeologi manusia modern di Eropa memiliki jenis teknologi ini. Sehingga kami yakin bahwa alat-alat tersebut dibuat oleh manusia Neanderthal.”

Apa itu Neanderthal?
Neanderthal adalah anggota genus Homo yang telah punah dan berasal dari zaman Pleistosen. Spesimennya ditemukan di Eurasia, dari Eropa Barat hingga Asia Tengah dan Utara. Spesies ini dinamakan Neandertal sesuai dengan lokasi tempat pertama kali ditemukan di Jerman, Neandertal atau Lembah Neander.

Neanderthal dapat diklasifikasikan sebagai subspesies manusia (Homo sapiens neanderthalensis) atau spesies yang berbeda (Homo neanderthalensis. Jejak proto-Neanderthal pertama muncul di Eropa 600.000–350.000 tahun yang lalu.

Pada situs-situs arkeologi Uluzzian (salah satu kelompok etnis dalam keluarga besar Neanderthal) di Italia Selatan telah ditemukan beragam peralatan hidup sehari-hari yang digunakan oleh Neanderthal. Peralatan tersebut meliputi alat memancing, berburu, proyektil, serta peralatan lain dari tulang dan batu. Hal ini menunjukkan bahwa Neanderthal mampu berinovasi dan membuat teknologi baru.

Neanderthal berpisah dari garis evolusi manusia sekitar 500.000 tahun yang lalu dan lenyap dari muka bumi sekitar 30.000 tahun yang lalu. Beberapa spekulasi yang diduga berkaitan dengan kepunahannya adalah Neanderthal mati dibunuh oleh manusia modern atau punah karena Homo sapiens lebih banyak dan aktif bereproduksi. Spekulasi lainnya adalah tiga kali letusan gunung berapi sekitar 40.000 tahun yang lalu di daerah Italia dan Pegunungan Kaukasus telah menyebabkan kepunahan Nanderthal.

Beberapa kumpulan artefak telah dikaitkan dengan Neanderthal di Eropa. Paling awal, alat batu Mousterian, diperkirakan dari 300.000 tahun yang lalu. Artefak Mousterian terakhir ditemukan di Gua Gorham di pantai selatan Gibraltar. Di luar Eropa, alat-alat Mousterian dibuat oleh Neanderthals dan Homo sapiens awal modern.

Lukisan telapak tangan manusia Neanderthal


Manusia Purba Neanderthal/ GUIM
Gunug Batu manusia Neanderthal/ smithsonianmag

Selasa, 02 September 2014

Inilah 5 "Martir" Olahraga di Indonesia

Kapan ajal menjemput? Kita tak pernah tahu. Bisa jadi itu terjadi saat-saat yang tidak terduga. Di dunia olahraga, ada beberapa atlet yang meninggal saat dia bertanding.

Insiden seperti itu ternyata tidak hanya terjadi di luar negeri. Di Indonesia pun beberapa kali tercatat sejumlah atlet meninggal dunia dipanggil Sang Khalik pada saat bertanding.

Sebagaimana dikutip dari laman Plasadana, setidaknya ada ada lima atlet yang gugur ketika memperjuangkan prestasinya :

1. Eri Irianto


Gelandang yang terkenal dengan tendangan geledeknya itu meninggal di usia 26 tahun pada laga Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta, 3 April 2000. Eri terkena serangan jantung saat beraksi di Stadion Gelora 10 November.

Mengawali karier di Petrokimia Putra pada musim 1994-1995, Eri sempat bergabung dengan klub Malaysia Kuala Lumpur FA. Eri kemudian memperkuat dan membawa Persebaya menjadi runner-up Liga Indonesia 1998/1999. Eri tercatat memiliki caps 10 kali bersama Tim Nasional Indonesia dengan torehan tiga gol. Untuk menghormati kepergian Eri, Persebaya mengistirahatkan nomor punggung 19.

2.Jumadi Abdi

Jumadi Abdi. (BolaNet)

Jumadi Abdi merupakan pemain sepakbola yang membela PKT Bontang. Ia tewas kala bertanding melawan Persela Lamongan dalam laga Liga Super Indonesia ISL, Minggu, 15 Maret 2009. Tragedi itu berawal dari benturan Jumaidi dengan pemain Persela Lamongan, Denny Takras.

Dalam tabrakan itu, kaki Denny mengenai perut Jumadi. Membuat bekas pemain Pelita Jaya Jakarta itu tersungkur di lapangan. Jumadi menghembuskan nafas terakhirnya usai mendapatkan perawatan di Rumah Sakit PKT Bontang. Kepergian itu membuat rencana pernikahan Jumadi pada 5 April 2009 tak pernah terlaksana.

Adapun kronologi insiden tersebut bisa dilihat disini :


3. Tubagus Setia Sakti

Tubagus Setia Sakti

Tubagus Setia Sakti merupakan petinju asal Bandar Lampung. Ia tewas kala bertarung melawan petinju senior Ical Tobida di Kejuaraan Nasional Ad Interim versi Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI), 26 Januari 2013. Awalnha pertarungan direncanakan berjalan 12 Ronde dan disiarkan secara langsung di TVRI. Namun ia meninggal usai ronde kedelapan, akibat pendarahan otak.

Promotor mengklaim sudah menjalani prosedur yang ditetapkan, mulai dari timbang badan dan cek kesehatan sehari menjelang pertandingan. Namun petinju muda tersebut tetap harus berpulang selama-lamanya.

4. Muslim

Muslim, atlet karate meninggal saat pertandingan. (Harian SumutPost)

Muslim merupakan atlet muda karate asal Palu. Ia tewas saat mengikuti Kejuaraan Nasional Karate di Makassar, Sulawesi Selatan, 22 Mei 2011. Saat kejadian, Muslim masih duduk di bangku kelas satu SMA Negeri 1 Palu dan bertanding di partai final kategori junior 55 kilogram dalam Kejurnas Wadokai Karatedo Indonesia. Di sana, Muslim berhadapan dengan Winda Sutiyo, karateka asal Kalimantan Tengah.

Saat perpanjangan waktu karena keduanya mengumpulkan nilai sama, tiba-tiba Muslim terjatuh hingga tak sadarkan diri. Muslim pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Namun nyawanya tidak tertolong lagi. Muslim diduga tewas akibat kelelahan setelah bertanding empat kali dalam sehari.

5. Akli Fairuz

Akli Fairuz meninggal saat pertandingan. (Sportskeeda)

Akli Fairuz merupakan pesepakbola yang membela Persiraja Banda Aceh. Penyerang berusia 27 tahun itu berpulang setelah tiga hari dirawat di rumah sakit dan menjalani operasi. Keadaan tersebut terjadi usai kontak fisik di pertandingan divisi utama antara Persiraja vs PSAP Sigli, saat Akli berebut bola dengan penjaga gawang PSAP, Agus.

Kaki Agus yang melayang menghantam perut Akli. Akibatnya usus Akli robek. Operasi dan penyelamatan yang dilakukan tim dokter RS Zainoel Abidin, Banda Aceh, tidak dapat menyelamatkan nyawanya.

Tragedi ini tak cuma menjadi buah bibir dalam negeri, juga menyorot perhatian media mancanegara. Kebanyakan pendapat mengkritik profesionalisme para pemain dalam mengikuti aturan dan bermain adil, seperti aturan kala berhadapan dengan penjaga gawang.

Inilah video insiden tersebut :







 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews